SEBUAH TOPI
![]() |
| Kisah anak SMA |
Entah memang ini nasibnya,sudah datang kesiangan dan kelasnya pun paling ujung diantara semua kelas yang ada disekolah ini.Lorong yang dia lewati menuju kelasnya pun tidak terlalu ramai karena hampir semua siswa sudah pergi kelapangan.Dengan gerakan yang cepat,dia menyimpan tas dikelasnya dan berlari menuju lapangan.
"Astagfirullah kaget"teriak gadis itu sambil memegang dadanya.Melihat ada makhluk yang meloncat dari bentang belakang sekolah.Ya kelasnya memang paling ujung,dan otomatis dekat dekat benteng yang ada dibelakang sekolahnya.
Tanpa merasa bersalah makhluk itu pergi meninggalkan seorang gadis yang hampir terkena serangan jantung karena kaget.Tetapi,baru beberapa langkah makhluk itu berhenti dan menengok kebelakang melihat seorang gadis yang masih terkejut dengan kedatangannya secara tiba-tiba.Gadis itu melihatnya juga,dan yang dia lihat ternyata makhuk itu seorang laki-laki dengan pakaian sedikit acak acakan,baju tidak dimasukkan,rambut tidak rapih,dan tas nyang menyamping dipundaknya.Tapi ada yang aneh lelaki itu masih terlihat tampan.
"Eh lo anak padus kan?"tiba-tiba laki-laki itu bertanya membuat seseorang yang diajak bicara mengerutkan dahi karena bingung."eh,iya"jawab perempuan itu sambil menganggukan kepalanya.Merasa masih bingung dan kaget karena dia tidak percaya ditanya oleh lelaki jangkung didepannya."Boleh pinjem topi lo?"tanya lelaki itu sambil melirik ke topi yang dipegang oleh perempuan didepannya."eh iya ini boleh"jawab perempuan sambil menyodorkan topi itu ke arah lelaki di depannya.Tanpa basa-basi lelaki itu segera mengambil topi yang disodorkan oleh perempuan di depannya,dan langsung berlari begitu saja meninggalkan perempuan yang masih saja terkejut karena berbicara dengan makhluk tampan didepannya.
Memang anggota paduan suraa tidak diwajibkan memakai topi ketika mereka sedang bernyanyi.Tapi entah lupa atau bagaimana perempuan yang baru saja meminjamkan topinya pada lelaki yang baru saja dia temui itu kebetulan membawa topinya.sambil berlari ke arah lapangan lelaki yang baru saja dipinjamkan topi itu melirik ke arah belakang topi yang ia pegang "Mentari"ucapnya sambil terus berlari.
******
Hari berlalu begitu saja ,hari ini adalah hari rabu bertepatan dengan tiga hari sebelumnya ia meminjamkan sebuah topi pada orang asing yang tak dikenalnya,dan orang itu belum mengembalikan topi yang ia pinjamkan.
"Gimana kalo gak dibalikin"racau perempuan itu yang terdengar oleh teman sebangkunya bernama Ariana.
"Masa sih lo minjemin sesuatu ke orang yang lo gak tau siapa"jawab Ariana karena merasa aneh dengan teman sebangkunya itu.
"Ihhh kan gak tau ,waktu itu gue sama dia sama-sama buru-buru.Gue gak mau tau pokoknya topi gue harus balik lagi,itu topi gue satu-satunya Riaaaaa" rengek Mentari karena tidak mau kehilangan topinya."Iya iya gue bantu cari"jawab Ariana karena merasa kesal dengan temannya yang terus merengek sambil menggoncang-goncangkan bahunya.
Dilain tempat seorang lelaki yang tengah berkumpul dengan teman-temannya tengah asik menikmati makanan ringan yang ada dihadapannya."Eh ini topi punya siapa?"tanya salah satu temannya benama Langit yang kebetulan melihat ada topi dengan nama dibelakangnya yang terasa asing. "Hmmm itu topi punya cewek padus yang gue pinjem pas hari senin"jawab Angkasa. Ya,laki-laki yang meminjam topi itu Angkasa.Cowok most wanted sekolah Garuda.
![]() |
| Ini visual Angkasa ya :) |
Mentari Bradwijaya seorang perempuan ceria dan hangat yang tidak pernah menunjukkan sisi sedihnya,seperti sinar matahari selalu memberikan cahaya dan kehangatan kepada
![]() |
| Ini visual Mentari :) |
*******
Sudah hampir seminggu topi yang mentari pinjamkan tidak kembali ke tangannya..Ia uring-uringan karena barang yang ia miliki tidak bersamanya lagi.Dan yang menjadi korban kekesalannya adalah teman sebangkunya Ariana.
"Ya udah ayo ke kantin sekarang!"titah Ariana sambil menarik lengan Mentari.
"Ih ko malah ke kantin sih,ini topi gue lagi ilang Riaaaa"jawab mentari sambil terus merengek.
Temannya Ariana yang biasa dipanggil Ria itu menghela napas.
"Iya ini gue lagi coba bantuin,kita tunggu di kantin dan lihat ada enggak orang yang lo kasih pinjem tu topi nongol" jawab Ria sambil menahan amarahnya.Tanpa menunggu Mentari menjawab Ariana terlebih dahulu menarik tangan Mentari sampai mereka tiba di kantin dan duduk di bangku pojok sambil memperhatikan setiap orang yang keluar masuk kantin.
Sambil memakan makanan yang mereka pesan mereka terus mencari orang yang sedang di cari tanpa di sadari tiba tiba Mentari mencubit lengan Ria yang tengah asik memakan baksonya.
"Aww apaan sih lo main cubit aja" ucap Ria sambil mengusap bekas cubitan Mentari.
"Itu itu itu, orang yang gue kasih pinjem topi,yang pake dasi dikepalanya"tunjuk mentari pada segerombolan pria yang baru datang ke kantin. Ariana langsung melihat arah tunjuk yang Mentari tunjukan sambil melongo kaget dan tidak percaya. "eh mana mungkin orang itu pinjem topi ke lo"jawab Ria yang masih kaget.
"ih lo mah bener itu gue masih inget"jawab mentari kecewa karena temannya tidak mempercayainya. "udahlah ikhlasin aja topi lo, beli lagi ke TU"jawab Ariana tidak mau temannya mentari berurusan dengan pria itu.
"ih lo kok di ikhlasin sih gak ah sayang"jawab mentari.
"Lo bener gak tau siapa orang yang udah lo kasih pinjem topi? "tanya ariana, dan Mentari hanya menjawab dengan gelengan dikepalanya. "Angkasa Laksamana, lo bener gak tau? "tanya Ariana sekali lagi, dan lagi lagi Mentari hanya menjawab dengan gelengan kepalanya. Ariana hanya menghela napas pasrah.
"makanya aptudet dong Tar, lo mh asiknya belajar mulu, datang kesekola pagi, jarang ke kantin, pulang sekolah langsung pulang, jadinya lo kan gak tau keadaan diluar sekolah" ucap Ariana.
"kok jadi ke situ soh Ri"jawab Mentari.
"Angkasa Laksamana, pria dingin sedingin es yang ada di kutub, gak pernah ngomong ke orang yang gak penting menurut dia, tapi jadi idaman para cewek di sekolah kita" ucap Ariana. "dan yang terpenting dia ketua geng Pasdala yang di takuti semua cowok di sekolah ini"tambahnya lagi.
"iya kalo geng Pasdala Gue tau, tapi gak tau ketuanya siapa". Jawab Mentari.
******
Sudah seminggu sejak Mentari kehilangan topinya. Hari ini hari senin, Mentari sangat bingung ingin meminjam topinya untuk upacara, pasalnya minggu ini dia tidak bertugas menjadi paduan suara. Dan Mentari tidak sempat membeli topi baru. Mentari orang yang selalu menaati peraturan, tidak pernah melanggar. Dan kalian tau jika upacara tidak memakai atribut lengkap,maka akan dipisahkan barisannya dan itu pasti akan menjadi sorotan semua murid.
Terlihat seorang perempuan yang gelisah bahkan matanua sudah berkaca-kaca, menanyakan kepada semua murid yang lewat apakah memiliki topi lebih dari satu. Namun nihil semua orang yang ditanya hanya memiliki topi satu. Tiba-tiba ada sebuah tangan yang mencekal tangan Mentari sambil memberikan sebuah topi
"Ini maaf gue baru balikin"ucap lelaki yang baru saja memberikan topinya. Ya dia Angkasa yang minggu lalu meminjam topi dari gadis di hadapannya.
Karena bingung Mentari hanya mengambil tpi yanh disodorkan sambil mengangguk. Lelaki itu hendak berbalik tapi ditahan oleh Mentari, karena Mentari melihat ada kejanggalan di topinya.
"Eh, tapi ini bukan topi gue". Kata Mentari karena melihat nama dibalik topi itu bukan namanya, tetapi nama Angkasa Laksamana.
"Iya, itu topi gue, topi loe ketinggaln di rumah gue, udah oake aja daripada di hukum" ucap Angkasa datar sambil hendak pergi. Tapi lagi-lagi ada tangan yang mencekalnya.
"Makasih" ucap Mentari sambil tersenyum manis.
Angkasa hanya mengagguk dan pergi begitu saja.
Ada yang aneh menurut Angkasa kenapa jantungnya berdegup kencang ketika melihat senyuman Mentari yanh sangat manis. Tanpa disangka seorang Angkasa Laskamana berlari kelapangan sambil menyinggungkan senyumnya hanya karena seorang Mentari.
******
Mentari baris di barisan paling depan saat upacara,saat melihat ke depan seperti biasa ada barisan yang sengaja baris di depan semua murid karena melanggar aturan. Ada yang kesiangan, tidak memakai sepatu hitam, tidak memakai dasi,gesper,atau topi.
![]() |
| Kira-kira barisannya seperti ini |
******
Jam istirahat pun tiba, murid-murid pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang kosong. Kecuali Mentari dia tetap berada di kelas dengan alasan tugas yang di beri guru tadi belum selesai.
"Tar tar tar" teriak Ariana yang baru sampai ke kelas dengan membawa jajanannya.
"Ada apa sih? Gak udah teriak-teriak berisik"jawab Mentari sambil memegang kupingnya.
"Itu itu ituuuuuuuuu, tadi gue ketemu sama Angkasa di kantin"ucap Ariana.
"Terus? "Mentari bertanya sambil memicingkan matanya.
"Dia nanyain elo tauuuuuu, katanya ya kenapa loe ka ikut ke kantin bareng gue"
"Apa sih aneh banget"
"Dan yang paling penting, dia suruh gue buat kasih tau lo kalo entar abis pulanh sekolah temuin dia di lapangan belakang sekolah"kata Ariana sambil senyam senyum karena merasa temannya ada yang naksir.
"Ah loe mah aneh, gak percaya gue"jawab Mentari.
"Ih asli tar gue gak boong, ngapain gue boong"ucap Ariana.
Mentari tampak sedikit berpikir.Ngapain seorang Angkasa mengajaknya bertemu. "Oh oh, paling dia temuin gue nyuruh gue buat balikin topinya"kata Mentari.
"Yahhh, gue pikir Angkasa ngajak ketemu loe mau ehem ehem sama lo" ucap Ariana kecewa.
"Ehem ehem apaan sih lo, ngawur "
"Ya ngedeketin loe misalnya"
Mentari tidak memikirkan perkataan aneh Ariana. Dia mengambil topi Angkasa di bawah mejanya. Dia masih ingat betul bau Angkasa yang khas cogan menempel pada topi itu.
******
Pulang sekolah pun tiba dan Mentari menepati janjinya untuk menemui Angkasa di lapangan belakang sekolah. Beberapa menit dia menunggu, akhirnya orang yang di tunggu datang juga.
"Eh sori bikin lo nunggu"ucap Angkasa sambil mengatur napasnya karena sudah berlari.
"Gak kok,gue juga baru sampai"jawab Mentari lembut sambil tersenyum.
Lagi lagi senyum itu membuat Angkasa salah tingkah.
"Ini"ucap Angkasa datar sambil memberikan sebuah topi pada Mentari.
Mentari menerimanya dan dia juga memberikan sebuah topi pada Angkasa "Eh iya, ini juga"ucap Mentari sambil memberikan topi Angkasa. "Maaf ya gara-gara gue lo tadi pasti dihukum"tambah Mentari.
"Gak papa kok, udah biasa"jawab Angkasa.
Beberapa menit hanya hening yang menemani mereka.
"Hmm kalo gitu gue pamit ya, sekali lagi makasih"ucap Mentari yang hendak berbalik badan.
Tiba-tiba ada sebuah tangan yang mencekalnya.
Mentari berbalik dan di suguhkan sebuah handphone dengan layar menampilkan sebuah tombol panggilan.
"Boleh gue minta nomor hp lo? "
***************
Curhatan penulis :
Kalo ada yang bingung sebenarnya itu udah sampe ending ya teman teman. Maaf ngegantung :((
Kalo aku lanjutin takut nanti kepanjangan, kan judulnya juga cerpen :))
Itu ceritanya endingnya itu si Angkasa jatuh hati pada pandangan pertama ke Mentari, dan ya dia langsung melakukan pendekatan gitu.
Udah ya makasih buat yang udah baca :))))
Dan maaf kalo ada typo yang bertebaran.
Dan satu lagu mohon maaf banget itu font nya jadi beda gitu dari awal, aku agak kesusahan buat ngubahnya karena yang pertama aku ngetik di komputer, dan sekarang aku ngetiknya di hp,jadi gitu deh. Tapi klo misalkan udah di sekola, insya allah aku ganti dan rapiin.
Jangan lupa komen, dan kasih saran buat aku :)




Bagus bangettttt
BalasHapusKe ke naha asap mirip affan si angkasana nya🤔
BalasHapusBagus banget ceritanya
BalasHapusSedappp
BalasHapusBaguss,,tapi nanggung,semoga ada part 2 nya😅😁
BalasHapus